Jasa Pengurusan IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Asing) Proses Cepat

Info TKA

Jasa Pengurusan IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Asing) Proses Cepat, IMTA atau Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing adalah dokumen perizinan yang wajib dimiliki oleh setiap PMA/PMDN yang mempekerjakan tenaga kerja asing dalam rangka penanaman modal. IMTA berlaku untuk masa waktu 1 (satu) tahun dan selanjutnya dapat diperpanjang dengan membayar restribusi IMTA. Hal itu sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2012 Tentang Restribusi Pengendalian Lalu Lintas dan Restribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing.

Prosedur pengajuan IMTA diajukan oleh investor untuk setiap tenaga kerja asing yang digunakan kepada Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (Ditjen P2TKA), Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui loket pelayanan yang tersedia di Direktorat P2TKA atau di BKPM.

Persyaratan Pembuatan  IMTA

1. Surat Permohonan ditandatangani pemimpin perusahaan di atas meterai dan cap
2. Alasan perpanjangan IMTA
3. Salinan IMTA yang masih berlaku
4. Salinan bukti pembayaran Dana Pelatihan Kompensasi TKA (DPK-TKA)
5. Salinan Keputusan RPTKA yang masih berlaku
6. Salinan paspor TKA yang masih berlaku
7. Pasfoto TKA berwarna 4 x 6 sebanyak 3 lembar
8. Salinan perjanjian kerja TKA
9. Salinan NPWP bagi TKA yang bekerja lebih 6 bulan
10. Salinan NPWP bagi Perusahaan Pengguna TKA
11. Salinan polis asuransi
12. Salinan keikutsertaan Jaminan Sosial Nasional bagi TKA yang bekerja selama 6 bulan
13. Salinan penunjukkan TKI pendamping TKA
14. Laporan realisasi pelaksanaan pendidikan dan pelatihan kepada TKI pendamping dalam alih teknologi

Sistem, Mekanisme dan Prosedur Pengurusan IMTA

  1. Pemohon mengajukan permohonan secara tertulis dengan melampirkan dokumen persyaratan.
  2. Petugas Front Office memeriksa kelengkapan dan memverifikasi dokumen persyaratan; jika tidak lengkap dan benar, berkas permohonan dikembalikan kepada Pemohon untuk dilengkapi.
  3. Pemberian disposisi untuk proses tindak lanjut oleh Kepala Dinas.
  4. Pemeriksaan lembar disposisi dari kepala dinas dan meneruskannya ke kepala seksi sesuai dengan kewenangannya oleh kepada Seksi
  5. Kepala seksi mempelajari lembar disposisi dan kelengkapan berkas.
  6. Pelaksana menyusun surat permintaan pertimbangan teknis ke dinas teknis terkait.
  7. Kepala dinas teknis terkait memberikan pertimbangan teknis berdasarkan hasil peninjauan lapangan.
  8. Kepala seksi memeriksa permohonan, dokumen persyaratan, pertimbangan teknis, dan laporan peninjauan lapangan.
  9. Petugas Back Office menyusun draf naskah izin/non izin.
  10. Pemeriksa draf naskah izin/non izin oleh Kepala seksi.
  11. Kepala bidang memeriksa draf naskah izin/non izin.
  12. Penandatanganan naskah izin/non izin oleh Kepala dinas.
  13. Pelaksana memberi nomor dan tanggal pada naskah izin/non izin.
  14. Pemohon menerima naskah izin/non izin.
  15. Pelaksana mendokumentasikan naskah izin.

Lalu sebetulnya jenis perusahaan apa saja yang boleh memperkerjakan tenaga kerja asing (TKA) ? Sebetulnya jenis perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) bisa memperkerjakan TKA. Adapun perusahaan nasional atau swasta yang bisa menggunakan TKA yaitu jenis perusahaan menengah dengan besaran modal di atas Rp.500 juta. Perihutungan banyaknya TKA pada jenis company mengenah ini yaitu 1 TKA berbanding dengan modal Rp. 500juta. Sehingga pada kesimpulannya baik PMA maupun swasta company bisa mendayagunakan TKA tersebut.

  • Mengajukan Rencana Penempatan Tenaga Kerja Asing (RPTKA)
  • Mengajukan Visa Tinggal Terbatas dari Kemenakertrans atau TA-001
  • Mengajukan Visa Tinggal Terbatas (VTT) dari Dirjen Imigrasi
  • VTT inilah untuk mengajukan IMTA dan VTT juga bisa dikonversi menjadi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)
  • Membayar Dana Pengembangan Ketrampilan dan Keahlian (DPKK)
  • Baru pada tahap ini pengajuan IMTA

Syarat TKA

  • Ijazah minimal strata satu (S1)
  • Passport TKA
  • Usia minimun 24 tahun dan maksimum 55 tahun
  • Jika usai melebihi 55 tahun harus mengajukan persetujuan khusus
  • Pas Photo warna 4×6 sebanyak 2 lembarHubungi jasa-ku.com Jasa untuk pengurusan IMTA dan pertanyaan lebih lanjut Telp. 081903311316

Mengingat IMTA masa berlakunya hanya sampai 12 bulan saja, maka hal ini memerlukan perpanjangan jika masih membutuhkannya. Untuk itu kami juga membuka jasa perpanjangan IMTA untuk memudahkan anda. Mungkin saat ini perusahaan membutuhkan surat izin ini dan tidak ada waktu dalam mengurusnya, sebaiknya serahkan saja pada kami. Dengan pengalaman lebih menangani ratusan klien tentunya jasa yang diberikan sangat trust dan terpercaya.

  • Fotocopy RPTKA (Rencana Penempatan Tenaga Kerja Asing)
  • Fotocopy IMTA
  • Fotocopy KITAS atau KITAP
  • Bukti laporan keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA)
  • Surat Permohonan
  • Identitas diri KTP
  • KK (kartu keluarga)
  • NPWP (nomor pokok wajib pajak)

Jika yang mengajukan izin merupakan badan hukum sepeti PT, PMA, maupun Yayasan, maka melengkapi hal-hal sebagai berikut :

  • Akta Pendirian dan SK Pengesahan
  • Akta Perubahan dan SK Perubahan
  • NPWP Perusahaan (PT, PMA atau Yayasan)
  • Pas Photo Pemilik perusahaan 4×6 warna sebanyak 2 lembar
  • Surat kuasa di atas kertas bermaterai Rp.6.000
  • Identitas KTP orang yang diberi kuasa
  • Itulah beberapa syarat mengenai pengurusan maupun perpanjangan IMTA. Jika masih ada hal-hal yang belum jelas mengenai jasa pengurusan IMTA tka langsung saja berkonsultasi dengan team kami. Kami akan
  • selalu terbuka untuk pelayanan terbaik kepada setiap pelanggan.

Jika ingin cepat baiknya gunakan jasa pengurusan kitas terpercaya juga berpengalaman. Hubungi kami sekarang juga, kami akan membantu Anda memiliki IMTA terbaru Hubungi sekarang juga Tlp/SMS/Whatsapp  +6281903311316

Leave a Reply

Your email address will not be published.